Evaluasi Investasi 2018 & Penandatanganan Komitmen Investasi 2019

Evaluasi Investasi 2018 & Penandatanganan Komitmen Investasi 2019

Pada tanggal 22 Januari 2019 yang lalu, pihak Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM mengundang para pelaku usaha dalam acara Evaluasi Investasi 2018 sekaligus penandatangan komitmen investasi di 2019. Dalam pertemuan ini Ditjen Minerba menyampaikan data data investasi di tahun 2018 dan rencana untuk investasi di tahun 2019. Kementerian ESDM mencatat realisasi investasi di tahun 2018 mencapai USD 7,4 Juta. Setelah itu dilakukan penandatanganan komitmen investasi untuk tahun 2019. Pihak DJMB Kementerian ESDM menyampaikan bahwa alas an dari rendahnya tingkat investasi di sektor pertambangan karena praktis tidak ada investor baru yang masuk berinvestasi. Praktis investasi dilakukan di tambang yang beroperasi (existing) bukan tambang baru yang produksinya sudah berjalan.

Minerba menyampaikan beberapa peraturan yang terkait dengan pelaporan data investasi mulai dari PP 23/2010 (Pelaksaan Kegiatan Usaha Pertambangan Minerba) PASAL 101, PP 55/2010 (Binwas Penyelenggaraan Pengelolaan Usaha Pertambangan Minerba) PASAL 13 ayat (2), PASAL 16 huruf (C), PASAL 23 ayat (1), sampai dengan PERMEN ESDM 11/2018 (Tata Cara Pemberian Wilayah, Perizinan, & Pelaporan Pada Kegiatan Usaha Pertambangan Minerba), PASAL 81 ayat (1), (2), PASAL 94 ayat (1), (2)

Setelah melatar belakangi terkait dengan peraturan pelaporan investasi, Ditjen Minerba memaparkan data terkait dengan realisasi investasi mineral dan batubara tahun 2018 (Capaian sd TW IV 2018 (status 14 Januari 2019 Jam 09.00 WIB)), untuk PKP2B : 342.76 2 Juta USD, IUP DAERAH : 48.96 3 Juta USD, IUP PUSAT 211.84 Juta USD, KK : 314.70 Juta USD, IUP BUMN : 169.66 Juta USD, IUPK : 1,141.10, IUP OPK Olah Murni : 216.88 Juta USD, IUP OPK Angkut Jual : 76.78 Juta USD, IUJP : 4,933.62 Juta USD, maka total semuanya ialah 7,456.30 Juta USD.

Target investasi mineral dan batubara tahun 2019, untuk PKP2B ditetapkan sebesar 715.95 Juta USD, bagi pemegang Kontrak Karya sebesar 352.04 Juta USD, sedangkan IUP Mineral (pusat) sebesar 651.56 Juta USD, dan IUP Batubara (pusat) sebesar 146.87 Juta USD. Adapun target investasi untuk perusahaan Pemegang Jasa Pertambangan (PJP) sebesar  1,421.16 6 Juta USD IUPK 1,412.00 Juta USD, sementara IUP Pengolahan dan Pemurnian sebesar 551.03 Juta USD, dan IUP BUMN sebesar 494.69 Juta USD, sehingga maka total semuanya sebesar 5,745.30 Juta USD

Dalam rapat tersebut beberapa hal penting lain yang dibahas adalah sebagai berikut:

  • Kepatuhan perusahaan izin pusat dalam melaporkan data realisasi investasi rata-rata setiap bulannya pada tahun 2018 sebesar 76%, untuk itu perusahaan wajib pada tahun 2019 menyampaikan data investasi dan kendala/hambatan tepat waktu sebelum tanggal 10 setiap bulannya, meskipun tidak ada realisasi tetap dilaporkan nol “0”
  • Satuan investasi yang diinput dalam USD
  • Data rencana investasi 2019 sesuai RKAB 2019 dan komitmen investasi 2019 agar diinput dalam aplikasi paling lambat akhir Januari 2019 sesuai kategori/komponen investasi
  • Ditjen Minerba akan melakukan evaluasi kepatuhan pelaporan dan kendala/hambatan yang dihadapi oleh perusahaan setiap bulan, selain itu Perusahaan akan diundang pada bulan Juli dalam rapat evaluasi semester I dan pada bulan November untuk rapat evaluasi semester II
  • Untuk rencana investasi 2020, agar mulai disiapkan secara ideal yang bisa dicapai oleh Perusahaan
  • Perusahaan agar mengupdate data profil perusahaan termasuk kontak person di masing-masing perusahaan
  • Perusahaan harus secara intensif menyelesaikan kendala yang dihadapi, apabila kendala/hambatan di luar kontrol perusahaan agar melaporkan ke Ditjen Minerba

Related Regular News: