FGD Penyusunan Kebijakan Gasifikasi Batubara menjadi DME

FGD Penyusunan Kebijakan Gasifikasi Batubara menjadi DME

Pada tanggal 4 Desember 2018 , Direktorat Pembinaan Program Mineral dan Batubara dibawah Direktorat Jendral Minerba dan Batubara melaksanakan FGD penyusunan  kebijakan  gasifikasi  batubara  menjadi  DME  yang dilaksanakan  di Hotel Grand Savero Gogor. FGD ini dipimpin langsung oleh M. Wafid (Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batubara), seperti yang diketahui  bahwa DME ini sudah disampaikan langsung oleh Menteri ESDM (salah satunya pada saat acara ulangtahun ke 29 APBI)dan bahkan langsung disampaikan oleh Presiden R.I di beberapa forum terkait dengan DME ini.

Setelah beberapa pertemuan yang sudah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa asumsi kapasitas DME yang diperlukan berkisaran 1000 – 5000 ton/hari dan perhitungan yang didapakan dari beberapa pertemuan ini disimpulkan bahwa capex DME sebesar 539 juta US$, sedangkan opex DME ini sebesar 198,53 USD, harga DME memang butuh sebuah standarisasi khusus karena belum ada peraturan yang mengatur tentang ini, namun setelah beberapa kali perhitungan sudah dilakukan maka didapatkan harga sebesar USD 393/ton.

Sedangkan dari sisi penyesuaian royalty batubara dari PT. Bukit Asam selaku pelaku bisnis mengharapkan pemerintah memberi fasilitas pengurangan dan atau penghilangan tarif royalty batubara untuk batubara kalori rendah khusus untuk program hilirisasi batubara tersebut hingga 0%. Setelah dilakukan perhitungan maka salah satu solusi menaikan IRR > 10,6% agar program hilirisasi batubara layak, maka dengan tarif royalty 3%, NPV yang dihasilkan 496,4 dan IRR pun sebesar 10,6%. Serta kesimpulan yang dapat diberikan oleh pemerintah melihat dari aspek produksi batubara secara hasil kajian maka produksi batubara memenuhi kebutuhan input pabrik pengelolaan batubara sebesar : Lignit kurang lebih 4600 TDP (-/+ 15 juta TPY), sedangkan subbituminous kurang lebih 4000 TDP (-/+ 1.3 Juta TPY), namun secara fakta berdasarkan salah satu proyek gasifikasi batubara menjadi methanol di China, produksi batubara memenuhi kebutuhan input pabrik pengolahan batubara sebesar : 420.000/tahun (lignit).

Related Regular News: