Rapat Anggota APBI tanggal 7 September 2018 ( Update DMO )

Pada tanggal 7 September 2018, APBI-ICMA mengadakan rapat anggota terkait dengan pembahasan update DMO, Pembahasan terkait patohan harga batubara dan pembahasan mengenai ICI 3 yang ternd nya terus menurun. Rapat ini dipimpin oleh Hendra Sinadia dan pengurus dari Komite Pemasaran yaitu : Nyoman Oka (Adaro Indonesia) dan Biverli Binaga dari Bukit Asam. Adapun poin poin yang dbahas dalam rapat tersebut ialah : 1. Pemenuhan DMO semester 1 sudah tercapai sekitar 49 juta ton. Dan terkait masalah pemadaman listrik di paiton, bukan karena kekurangan pasokan batubara tetapi masalah transmisi dan isunya akan mengalami 7 hari recover 2. Pemenuhan DMO ini sangat membingungkan dan skema pemenuhan transfer kuota semakin menimbulkan ketidak pastian (skema b2b sangat memberatkan bagi paerusahaan yg memiliki kalori rendah karena harga jual batubara mereka rendah dan harus memenuhi DMO dengan transfer kuota ini dan harga yg mereka harus beli relatif sangat tinggi) 3. Bagi pemenuhan DMO ada beberapa perusahaan yang sudah melakukan DMO lebih dari 25% namun mereka memenuhinya bukan untuk industri listrik melainak ke industri lainnya. Apakah hal tersebut bisa dikatakan DMO? (Sebagai contoh LG International menjual batubara 40% ke dalam negeri tapi bukan ke PLN. Apa LG bisa harus membeli Transfer Kuota ke PLN dan menjual kelebihan DMO untuk industrinya tersebut?) 4. Terkait sanksi yang digunakan , anggota meminta agar jangan RKAB dijadikan “sandera” dari sanksi tersebut 5. Terkait penurunan harga ini ada usulan untuk merubah timing penerbitan HBA dan perlunya evaluasi terkait dengan formulasi HPB 6. Terkait Harga ini terpampang di Permen ESDM No. 7 / 2017 pasal 12 sedangkan sudah dirubah ke Permen ESDM No. 25 / 2018 pasal 33 Yang harus dikakukan APBI : 1. APBI akan bersurat kembali ke Minerba atau mungkin ke Menteri ESDM terkait dengan kejelasan DMO ini terutama dengan skema Transfer Kuota dan harga B2B 2. APBI akan bersurat ke Minerba terkait dengan formulasi HPB baru .

Related Regular News: